• 61.
    لِمِثْلِ هَٰذَا فَلْيَعْمَلِ الْعَامِلُونَ
    Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal.
  • 62.
    أَذَٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا أَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّومِ
    Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum.
  • 63.
    إِنَّا جَعَلْنَاهَا فِتْنَةً لِّلظَّالِمِينَ
    Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum) sebagai azab bagi orang-orang zalim.
  • 64.
    إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِي أَصْلِ الْجَحِيمِ
    Sungguh, itu adalah pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim,
  • 65.
    طَلْعُهَا كَأَنَّهُ رُءُوسُ الشَّيَاطِينِ
    mayangnya seperti kepala-kepala setan.
  • 66.
    فَإِنَّهُمْ لَآكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ
    Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum).
  • 67.
    ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيمٍ
    Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
  • 68.
    ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى الْجَحِيمِ
    Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim.
  • 69.
    إِنَّهُمْ أَلْفَوْا آبَاءَهُمْ ضَالِّينَ
    Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat,
  • 70.
    فَهُمْ عَلَىٰ آثَارِهِمْ يُهْرَعُونَ
    lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.